Musim Panen Katrol Toyota di Sulawesi Selatan

Makassar, KompasOtomotif – Meski tak bisa menghindari lesunya pasar otomotif pada kuartal pertama 2015, penjualan Toyota di luar Pulau Jawa mulai menuai hasil positif saat menginjak kuartal kedua. Seperti yang dialami PT Hadji Kalla sebagai main dealer Toyota di Sulawesi Selatan, Barat, Tengah, dan Tenggara, kenaikan penjualan mulai dirasakan memasuki April, dan trennya akan terus naik.

Dikatakan Tarsimin, Marketing Division Head Kalla Toyota, hal tersebut dipengaruhi oleh sektor pertanian yang mulai memasuki musim panen. Khusus di Sulawesi Selatan, di beberapa daerah sudah musim panen membuat daya beli konsumen yang terlibat di bidang pertanian meningkat drastis.

”Bukan cuma petaninya, tetapi yang terkait dengan pertanian seperti pengepul, tenaga penggiling, atau penjual mulai mendapat keuntungan lebih banyak. Di daerah, musim panen sangat mempengaruhi penjualan mobil,” jelas Tarsimin, (8/5/2015), di Makasar.

Selain pertanian, sektor pemerintahan juga ikut mendongkrak penjualan di tengah perekonomiann yang lesu. Tarsimin mengatakan, beberapa instansi pemerintah mulai mencairkan dana untuk kebutuhan mobil dinas. Toyota Avanza, Innova, Fortuner, dan Dyna sebagai kendaraan komersial mulai naik daun.

”Backbone”Di Sulawesi Selatan, Kalla Toyota menjadi penguasa pasar mobil setempat dengan market share 38,8 persen. Avanza menjadi model paling banyak dicari dan berstatus sebagai tulang punggung. Pada kuartal pertama, model ini berkontribusi 40 persen dari 2.200-an unit mobil yang terjual, atau menyumbang sekitar 850 unit.

Mengawali kuartal kedua, Tarsimin meyakini Avanza akan terus melambung seiring dengan semakin tingginya daya beli. ”April saja sudah terjual 400-an unit, di kelasnya menguasai 46,4 persen. Di musim panen ini, permintaan kami prediksi meningkat,” tukas Tarsimin.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/08/140000615/Musim.Panen.Katrol.Toyota.di.Sulawesi.Selatan

Related Posts:

0 Response to "Musim Panen Katrol Toyota di Sulawesi Selatan"

Posting Komentar